HUBUNGAN TIDUR DAN MIMPI - GANGGUAN TIDUR

Oleh Boundless


Gangguan tidur menggambarkan sejumlah gangguan tidur yang mempengaruhi jumlah, kualitas, atau waktu tidur, atau menginduksi kejadian abnormal selama tidur.  Beberapa gangguan tidur cukup serius untuk mengganggu fungsi fisik, mental, dan emosional yang normal.  Polisomnografi adalah tes yang biasanya diperintahkan untuk mengidentifikasi beberapa gangguan tidur.

Gangguan dalam tidur dapat disebabkan oleh berbagai masalah, dari menggertakkan gigi (bruxism) hingga teror malam hari.  

DSM-IV-TR mengkategorikan penyakit atau disfungsi menjadi dua bidang: dissomnia dan parasomnia.  Dissomnia adalah gangguan tidur yang menunjukkan kelainan dalam jumlah, kualitas, dan waktu tidur.

Parasomnia adalah gangguan tidur yang ditandai oleh perilaku tidak teratur atau kejadian fisiologis yang terjadi selama tidur atau masa transisi antara bangun dan tidur.  Di bawah ini, akan dibahas beberapa gangguan umum saja di setiap kategori. 

Dyssomnias 
---------------------
- Insomnia
Insomnia adalah kegagalan untuk mendapatkan tidur yang cukup di malam hari agar merasa istirahat di hari berikutnya.  Ini sering merupakan gejala gangguan mood (yaitu, stres emosional, kecemasan, depresi), kondisi kesehatan yang mendasarinya (mis., Asma, diabetes, penyakit jantung, kehamilan atau kondisi neurologis), atau penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan.  

- Sleep Apnea
Sleep apnea adalah gangguan di mana seseorang mengalami kesulitan bernapas saat tidur.  Hal ini ditandai dengan seringnya istirahat dalam siklus tidur, yang disebabkan oleh kurangnya oksigen ke paru-paru.  Sleep apnea biasanya disebabkan oleh masalah fisik, seperti obesitas, bukan kondisi mental.  Orang dengan sleep apnea sering merasa lelah, karena istirahat yang konstan dalam siklus tidur menyebabkan malam yang tidak tenang.

- Narkolepsi 
Narkolepsi adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tiba-tiba tertidur atau merasa sangat mengantuk di siang hari.  Ini juga disebut sebagai kantuk yang berlebihan di siang hari (EDS), sering berujung pada tertidur secara spontan tetapi tidak rela pada waktu yang tidak tepat.  Penderita narkolepsi cenderung mengalami masalah di daerah seperti bekerja, bersantai, dan hubungan pribadi. 



- Narkolepsi
Narkolepsi ditandai oleh seseorang yang tiba-tiba tertidur dengan sangat tiba-tiba, dan biasanya dalam situasi yang tidak pantas.  

Parasomnias 
----------------------
- Sleep Walking 
Sleep walking, atau sleepwalking disorder, adalah tempat di mana seseorang akan |  bangun dan berjalan selama jam-jam awal tidur.

Orang tersebut akan menatap kosong dan mampu melakukan tugas-tugas kompleks.  Gangguan ini juga disebut noctambulation.  Ini paling sering terjadi pada anak-anak, tetapi kadang-kadang juga terjadi pada orang dewasa.  Ini bisa berbahaya karena orang diketahui telah melukai diri sendiri dengan cukup serius selama episode berjalan tidur.  

- Mengigau
Mengigau, juga disebut somniloquy, adalah gangguan tidur yang sangat umum.  Ini dapat terjadi pada tidur NREM atau REM, dan kebanyakan orang tidak memiliki ingatan ketika mereka bangun.  Itu bisa satu kata, pidato panjang, atau bahkan seluruh percakapan.  Mengigau paling sering terjadi pada anak-anak, dengan laporan menunjukkan bahwa hingga 50% anak mengalaminya dan tumbuh keluar dari itu.

- Teror Tidur 
Teror tidur (juga dikenal sebagai teror malam atau gangguan teror tidur) ditandai oleh gairah tiba-tiba dari tidur nyenyak dengan teriakan atau tangisan, disertai dengan beberapa manifestasi perilaku ketakutan yang sangat kuat.  Mereka biasanya terjadi pada beberapa jam pertama tidur, selama tahap 3 atau 4 NREM tidur.

Teror malam cenderung terjadi selama periode gairah dari tidur delta, juga dikenal sebagai tidur gelombang lambat.  Mereka lebih buruk daripada mimpi buruk karena seseorang bangun dengan bingung, panik, atau sangat cemas.  Mereka dapat bertahan hingga 10 menit dan orang tersebut mungkin berteriak dan sulit bangun.  Pada orang dewasa, ini sering disebabkan oleh psikopatologi.

Teror tidur telah dikenal sejak zaman kuno, meskipun tidak mungkin untuk membedakannya dari mimpi buruk sampai ditemukan pergerakan mata yang cepat.  Sementara mimpi buruk (mimpi buruk yang menyebabkan perasaan ngeri atau takut) relatif umum terjadi pada masa kanak-kanak, teror malam lebih jarang terjadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

YAYASAN BIOLOGI PSIKOLOGI - DASAR GENETIK GEN PSIKOLOGI - PENGARUH PERILAKU

MEMORI - PROSES MELAKUKAN - BAGAIMANA DAN MENGAPA ORANG-ORANG MELUPAKAN

MEMORY - STRATEGI DISTORSI MEMORY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN DURASI MEMORY